1. Assalamu'alaikum wrwb, selamat malam tweeps sekalian. Semoga selalu dlm sehat dan semangat. Amien. Sy akan kultwit..☺ 2. Pertama mengenai salah paham proses penyitaan mobil di DPP PKS oleh petugas KPK. Menurut sekuriti gedung petugas KPK tiba pkl 22.00 malam.
3. T api menurut keterangan Johan Budi KPK tiba pukul 20.00 senin malam 6/5/2013. Jadi ada perbedaan 2 jam...
4. Menurut SG (sekuriti gedung) petugas tidak membawa surat penyitaan dan tdk jelas brp mobil dan mobil yg mana yg akan disita.
5. Ketika ditanyakan, petugas KPK menjawab "surat itu nanti saja, bisa menyusul". Menurut Johan Budi, petugas KPK membawa surat penyitaan.
6. Menurut SG, petugas KPK berucap "Gedung PKS inipun bisa kami sita". Mrk bersitegang SG tdk mau melepaskan mobil2 tsb. Lalu mobil disegel.
7. Pagi selasa 7/5 sy dpt info dr teman2, sy dalami. Berita2 ramai dg judul "PKS halangi penyitaan mobil2 milik LHI".
8. Info teman2 di DPP PKS mobil yg mau dibawa 6, pdhl mobil LHI hanya 1 dan 1 lagi kend operasional DPP. 3 lg mlk kader.
9. Sy kontak Pak Johan Budi. Lalu sy kontak DPP PKS. Pernyataan AlMuzammil Yusuf-DPP, "Silakan sita mobil2 tsb, tapi buat berita acaranya".
10. Kesimpulan: Silakan disita mobil2 di gdg PKS yg diduga ada kaitan dg kasus LHI, tapi harus sesuai prosedur hukum.
11. Kedua ttg Ahmad Fathanah (AF) yg memang jadi biang masalah yg mencoreng nama PKS. AF bukan kader, bukan pengurus PKS.
12. AF berteman dg Pak Luthfi Hasan Ishaq (LHI) sjk dulu. AF pernah masuk penjara th 2005, terbukti wanprestasi voucher dan palsukan ttd LHI.
13. Info lain yg perlu diklarifikasi AF pernah di hukum di Thailand dan Australia. Stlh bebas AF kembali merapat kpd LHI.
14. AF memanfaatkan kedekatan dg LHI, diduga menjual nama LHI u/ dapatkan fee dan proyek2 u/ kepentingan pribadi.
15. Kaitan AF dg bbrp wanita, itu adalah tanggung jawab pribadi AF. Diluar pengetahuan pengurus PKS. Dia bukan kader PKS.
16. Pernyataan isteri AF bu Septi, bhw AF bukan kader PKS. Ayu Azhari: AF menjanjikan kerjaan show. Vitalia: AF kasih mobil dan berlian.
17. Dan wanita2 lain, terkait AF yg tidak ada hubungannya dg PKS. Kutipan media yg meng-ulang2 kata AF, LHI, Wanita2, terkesan satu kesatuan.
18. Kesimpulan: AF bukan kader PKS, memanfaatkan LHI. Minta uang kpd Laguna, u/ kepentingan pribadi. Yg tertangkap tangan adlh AF bukan LHI.
19. Jadi uang rp 1 Milyar itu tidak sampai ke LHI, disita KPK dr AF. Sy pernah komentar:"Kasus LHI bukan penyuapan, tp percobaan penyuapan".
20. Ketiga, kasus LHI dan saksi2: LHI ditahan dr DPP PKS sehari setelah AF ditangkap. KPK menyangka bhw uang dr AF akan diberikan kpd LHI.
21. KPK menyangka bhw LHI menggunakan pengaruhnya di Kementan untuk dapatkan tambahan kuota import daging sapi.
22. KPK menyangka LHI melalukan pencucian uang. Pengacara LHI, Pak Assegaf bertanya:"Pencucian uang yg mana? Wong uangnya blm diterima!"
23. Cacian thdp PKS merajalela, gambar2 kartun di socmed menyerang PKS. Sejumlah saksi2 dipanggil, isu seksi bagi media.
24. Hadir: Mentan Suswono, Dirjen, mantan dirjen, Ridwan ptra KH Hilmi, Sekjen PKS, Bendum PKS, Jazuli, isteri LHI. Besok KH Hilmi Aminuddin.
25. Hari senin 13/5 rencananya Presiden PKS Anis Matta. Adiknya Saldi Matta sudah. Tidak tahu siapa lg yg akan menyusul.
26. Wajar kader2 dan pengurus PKS bertanya ttg keadilan hukum. Ada kasus sebesar rp 1,3 Trilyun (rp 1.300 milyar) 2thn baru jadi tersangka..
27. Dan ybs tidak ditahan. Tapi LHI kasusnya rp 1 Milyar, uang belum diterima. Langsung ditahan, digelandang malam2 dari kantor DPP PKS?
28. Semua orang sama posisinya dihadapan hukum, hanya kader2 bertanya, mengapa ada perlakuan yang berbeda.
29. Soal orang2 yg dipanggil KPK, orang awam kadang sulit membedakan mana tersangka mana saksi. Ada yg tanya apakah AF presiden PKS?..☺
30. PKS masih me-nunggu2 apa tuduhan thd LHI. Siapa sebenarnya yg salah. Semoga keadilan tetap tegak di negeri ini ...
31. Sebagai partai dakwah, kami tetap meng-islah bangsa ini, PKS akan terus berjuang demi kebaikan dan kejayaan Indonesia. Tak peduli cacian.
32. Setiap perjuangan pasti ada rintangan dan cobaannya. Insya Allah kader2 PKS tetap tegar. Hingga mencapai "Kalimatullah hiyal 'ulya".
33. Kita harus tetap #HormatiProsesHukum dinegeri yang kita cintai ini. Terimakasih atas kesabaran tweeps budiman tlh mengikuti kultwit ini.
*sumber: twiter @tifsembiring
07.29
PKS Prambanan Sleman


!["Terbuat dari bahan apakah para kader PKS?"
Fajar MH | Kompasiana
Jagat politik Indonesia saat ini sedang mengalami keguncangan hebat. Demokrat sang juara pada 2009 mengalami guncangan yang menimbulkan luka bagi Sys dan Pong serta beberapa fungsionaris. Belum lagi tsunami Nazaruddin yang menimbulkan kubu Anas dan kubu penentangnya. Golkar sudah langganan keluar masuknya para pemimpinnya. Bahkan sampai Hanura sang partai mungil pun tidak luput dari keluarnya AF dari jajaran elit. Nasdem si partai yang baru lahir juga tidak lolos dari huru-hara, HT sang tokoh hengkang diikuti oleh banyak pengurus. Yang agak aneh adalah PKS, dilanda prahara yang dahsyat. Presiden Partai sebagai symbol kehormatan ditangkap KPK! Bayangkan, bagaimana kekacauan yang timbul akibat organisasi tanpa pemimpin. Pasti terbelah dan kocar-kacir.
Ternyata tidak ! Jangankan tokoh atau petinggi, seorang kaderpun tidak ada yang menyingkir. Semua tetap ditempat. Seperti karang yang tidak bergeming disapu ombak samudra selatan. Hiruk pikuk di media massa. Komentar puluhan pengamat yang Dr, Master jebolan Amerika, Eropa dan lain-lain Negara seakan-akan angin lalu saja. Apakah para kader PKS buta huruf ? Pasti tidak. Apakah kader PKS tidak mau membaca berita ? Oh, juga tidak. Bagaimana reaksi sosial media seperti twitter, Facebook, Blog, website, kolom-kolom komentar media massa dipenuhi komentar mereka yang berjejal-jejal. Ketika media massa mempengaruhi dengan opininya mereka membalas melawan dengan opini mereka. Sungguh suatu tontonan tentang kesolidan suatu organisasi yang sangat menakjubkan !
Terbuat dari bahan apakah para kader PKS? tentu saja mereka terdiri dari darah dan daging serta tulang sebagaimana manusia pada umumnya. Namun saya menduga bahwa yang membedakan adalah proses yang mereka lalui. Secara teoritik jika beban yang dipikul tidak membuat seseorang sempoyongan atau ambruk maka kekuatan sang pemikul pasti melampaui beban yang dipikul. Alias proses yang menempa mereka menjadi kader seperti sekarang ini jauh lebih berat dibandingkan sekedar pukulan itu.
Mungkin fenomena ini yang dibaca oleh masyarakat umum. Ketika dipukul dengan dahsyat justru mereka semakin bersemangat. Ibaratnya kesruduk sapi bukan malah berhenti atau jatuh tetapi larinya tambah kencang. Yang menarik adalah cara mereka mengalihkan energi srudukan justru untuk menimbulkan hentakan dan lompatan. Jadi rasanya bukan salah masyarakat kalau mereka semakin simpati dengan partai yang satu ini. Fenomena masyarakat yang berduyun-duyun masuk ke PKS adalah salah satu keberhasilan yang tampak dari pemanfaatan energi srudukan.
Ucapan selamat memang layak diberikan kepada seluruh kader PKS yang mampu merubah energi srudukan menjadi lompatan. Saya melihat ini hanya awalan saja, karena seperti orang yang disruduk kemudian meminjam tenaga srudukan untuk melompat pasti perlu landing dengan benar dan langsung berlari agar tidak terjerembab karena sisa hentakan.
Apakah ini tanda-tanda kemenangan PKS pada pemilu 2014? Tunggu dulu ! Aksi merubah srudukan menjadi lompatan ini memang fenomenal. Tapi rasanya belum cukup untuk menjadi pemenang. Masih perlu kerja keras untuk mencapai yang ditargetkan yaitu 3 besar. Entah apalagi rumus atau ramuan yang dikeluarkan PKS setelah ini. Kita hanya bisa menunggu. []
*foto: Sekjen PKS Taufik Ridho -yg juga vokalis ShoHar-, melantunkan lagu-lagu penyemangat bersama grup nasyid Shoutul Harokah saat kampanye Aher-Demiz (Gasibu, 20/2/13)](http://sphotos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s480x480/379262_556892334330331_1077725927_n.jpg)



